Dasar Kompetensi Keahlian ( DKK )
K3LH - Posisi duduk yang benar, pada saat di depan komputer.
- Berikut ini posisi duduk yang benar saat menggunakan komputer.
1. Bagian Kepala dan Leher
Aturlah agar posisi kepala dan leher Anda tegak dengan pandangan lurus ke depan. Dengan posisi ini, Anda akan sanggup bertahan lebih lama di depan komputer dan tidak cepat merasa lelah. Posisi leher yang terlalu lentur dan kepala menengadah atau menunduk saat menghadap monitor tidak dibenarkan karena dapat membuat Anda cepat lelah.
2. Bagian Punggung
Duduk dengan punggung yang tegak dan rileks merupakan posisi yang benar saat menggunakan komputer. Badan yang terlalu membungkuk, terlalu miring ke kiri atau ke kanan, dapat menimbulkan rasa sakit. Usahakan agar seluruh punggung terasa dengan baik oleh sandaran kursi.
3. Bagian Pundak
Aturlah posisi duduk sedemikian rupa agar otot-otot pundak tidak tegang. Usahakan agar pundak tidak terlalu ke bawah atau tidak terlalu tegak.
4. Posisi Lengan dan Siku
Posisi lengan yang baik adalah berada di samping badan dan siku membentuk sudut lebih besar dari 90°.
5. Bagian Kaki
Gunakan sandaran kaki atau footrest sehingga kaki berada pada posisi yang nyaman. Selain hal-hal di atas, Anda juga mungkin perlu untuk memperhatikan hal-hal berikut agar kesehatan Anda tetap terjaga.
- Sesuaikan tinggi kursi dengan tinggi badan Anda.
- Usahakan agar jarak antar monitor dan mata minimal 80 cm.
- Gunakan refreshrate monitor minimal 72 Hertz agar mata tidak cepat lelah.
- Gunakan kursi yang memiliki sandaran tangan.
- Atur pencahayaan monitor.
Tentu saja, hal-hal yang umum mengenai cara menjaga kesehatan yang diajarkan oleh ahli kesehatan seperti makan dan minum yang sehat, istirahat yang cukup dan berolahraga juga perlu Anda perhatikan.
- Berikut ini Pengertian Posisi duduk yang Salah :
Kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik saat melakukan suatu kegiatan akan mempengaruhi pertumbuhan tulang atau rangka tubuh. Misalnya, posisi membaca, menulis, dan duduk. Sikap tubuh yang,salah ketika duduk, berdiri, tidur, atau ketika membawa beban yang terlalu berat dapat menyebabkan gangguan pada tulang belakang.
- Berikut ini Akibat posisi duduk yang Salah :
a. Skoliosis
Skoliosis, yaitu tulang belakang membengkok ke kiri atau ke kanan. Penyebabnya adalah sering membawa beban yang terlalu berat pada salah satu sisi anggota gerak atau pada bahu.
b. Kifosis
Kifosis, yaitu tulang belakang membengkok ke belakang. Penyebabnya adalah kebiasaan duduk membungkuk atau sering membawa beban yang terlalu berat di punggung.
c. Lordosis
Lordosis, yaitu tulang belakang membengkok ke depan. Penyebabnya mungkin karena terjatuh saat masih kecil atau duduk terlalu condong ke depan. Untuk menghindari akibat buruk dari sikap tubuh yang salah, maka kamu harus membiasakan sikap tubuh yang benar. Misalnya, punggung selalu dalam posisi tegak ketika duduk, berdiri, atau ketika mengangkat beban. Tekuklah lutut jangan menekuk punggung. Saat membawa beban, seimbangkan antara beban sebelah kiri dan kanan.
PENYAKIT YANG MERUSAK RANGKA :
Pada proses pertumbuhannya, terkadang tulang mengalami gangguan atau hambatan. Gangguan atau penyakit yang dapat menyerang tulang, antara lain polio, rakitis, osteoporosis, dan rematik.
a. Polio
Penderita polio akan mengalami kelumpuhan sehingga lama-kelamaan tulangnya akan mengecil. Penyakit polio dapat dicegah dengan pemberian vaksin polio. Pemberian vaksin biasanya dilakukan melalui mulut pada saat anak berusia di bawah lima tahun.
b. Rakitis
Rakitis merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tulang. Penyakit ini timbul karena penderita kekurangan vitamin D dan sinar matahari pagi. Orang yang menderita penyakit rakitis memiliki tulang kaki yang lemah dan biasanya berbentuk X atau O karena tidak dapat menahan berat tubuh.
c. Osteoporosis
Osteoporosis atau tulang keropos merupakan penyakit yang menyebabkan tulang mudah retak atau patah. Penyakit ini biasanya menyerang orang lanjut usia, terutama perempuan. Penyebab osteoporosis adalah tubuh kekurangan zat kapur (kalsium). Untuk mencegak osteoporosis, kamu perlu mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium seperti ikan dan susu.
d. Rematik
Rematik merupakan penyakit yang menyebabkan rasa nyeri pada persendian. Persendian yang biasa terkena adalah persendian kaki, tangan, dan siku. Rasa nyeri kadang disertai pembengkakan sendi. Jika tidak segera diobati, penyakit ini dapat mengakibatkan komplikasi yang berbahaya, misalnya jantung. Komplikasi merupakan penyakit yang timbul kemudian karena penyakit yang ada tidak diobati.